Asyik Berpesta Sabu Didalam Mobil, 3 Pemuda Diringkus Polisi

Asyik Berpesta Sabu Didalam Mobil, 3 Pemuda Diringkus Polisi – Unit Reskrim Polsek Driyorejo, Gresik sukses mengamankan tiga pemuda di Jalan Raya Menganti, Senin (9/7/2018). Mereka dikira selesai kerjakan pesta narkoba model sabu didalam mobil Honda Jazz yg dikendarainya.

Ke-3 pemuda itu yaitu, Fungki (23), A Rokhman (20), Ahmad (33), Billy (19), mereka warga Desa Setro, Kecamatan Menganti, Gresik, Jawa Timur. Sekarang mereka dijebloskan dalam tahanan Mapolsek Driyorejo. Juga turut diamankan mobil Honda Jazz warna putih serta barang untuk bukti yang lain.

Penangkapan dijalankan seputar waktu 00. 05 WIB. Awalannya, beberapa anggota unit Reskrim Polsek Driyorejo kerjakan info dari orang-orang, apabila ada mobil Honda Jazz yg difungsikan utk pesta sabu.

Seketika, anggota Reskrim Polsek dibantu anggota yang lain kerjakan patroli melihat atas kebenaran info itu. Bukan hanya satu jalan, lebih dari satu jalur dari Surabaya yg masuk ke Gresik Selatan dijalankan razia.

Tak berselang lama mobil yg dicurigai melesat mengarah Menganti dari Surabaya. Korp pakaian cokelat senantiasa membuntuti dari belakang sampai hingga di Jalan Raya Desa Setro, Menganti, Gresik. Kala itu dijalankan menyergapan pada mobil yg ditumpangi lebih dari satu pemuda itu.

“Anggota segera hentikan mobil itu. Sesudah digeledah diketemukan satu bungkus dikira di isi sabu didalam jok mobil, ” tutur Kanit Reskrim Polsek Driyorejo Iptu Mutlakin.

Penumpang mobil diamankan ke Mapolsek Driyorejo utk penyelidikan seterusnya. Dari hasil kontrol, mereka mengakui bakal mengonsumsi barang haram itu. Bahkan juga, salah satunya mengakui apabila barang haram itu dibeli dari Surabaya.

“Kami sukses mengamankan 1, 46 gr sabu. Mereka kami pastikan jadi tersangka. Kami juga mengamankan mobil Honda Jazz, handphone serta lebih dari satu barang untuk bukti lannya, ” tutur bekas Kanit Reskrim Polsek Kebomas itu.

Setelah itu, tersangka dijerat dengan Kasus 112 ayat 1 UU RI Nomer 35 th. 2009 terkait narkotika. Ancaman hukuman sedikitnya 4 th. penjara.

Satu diantara tersangka Fungki terhadap petugas kala dijalankan penyidikan mengakui menyesal. Cuma diakui dia benar-benar ada ide utk kerjakan pesta di mobil, dengan argumen biar aman dari polisi. “Kami menyaksikannya biar aman saja. Namun kami menyesal, ” akunya.