Maluku Punya Khas Kuliner Yang Sangat Lezat

Maluku Punya Khas Kuliner Yang Sangat Lezat – Nyaris di tiap-tiap daerah miliki sumber karbohidrat yang bukanlah nasi. Termasuk juga di Maluku yang nikmati kasbi dengan lauk-pauk sedap.

Di lokasi Maluku, beras atau nasi tidaklah bahan makanan pokok hanya satu. Di warung-warung atau rumah-rumah makan, yang paling banyak terhidang malah beragam type karbohidrat beda, yakni : kasbi (singkong, ubi kayu) , ubi jalar, kelad (talas) , serta pisang – semua di rebus.

Diluar itu, juga popular karbohidrat beda yang dimaksud papeda (di Maluku Utara dimaksud pupeda) – yakni sagu yang dibuat di air mendidih. Untuk yang belum juga umum memakannya, papeda yang lebih serupa lem itu memanglah membutuhkan pengenalan. You have to acquire the taste. Maklum, rasa-rasanya memanglah tawar seperti lem.

Namun, sesudah papeda ini diguyur dengan ikan kuah asam hmm. . . lidah Anda juga akan menari liar. Begitu halnya bahan pangan pokok seperti kasbi barusan. Apa nikmatnya makan singkong rebus tawar – di rebus tanpa ada gula ataupun garam? Wah, Anda rugi besar apabila belum juga mencicipi kasbi lengkap a la Maluku ini.

Kasbi lengkap umumnya disajikan dengan beragam lauk-pauk yang memanglah pas untuk disantap dengan singkong rebus, ubi rebus, keladi rebus, atau bahkan juga pisang rebus yang miliki tone manis. Lauk-pauk yang umum untuk mendampinginya diantaranya yaitu : kohu-kohu ikan puri, sayur jantung pisang, tumis kangkung bunga pepaya, serta ikan bakar bumbu rica. Apabila tidak ada colo-colo (sambal ciri khas Maluku) , sisa rica ikan bakar juga pas jadi sambal.

Di Ambon, rumah-rumah makan umumnya juga menghidangkan kelapa sisik (kelapa mentah, iris tidak tebal memanjang) . Gunakan kelapa sisik ini jadi kondimen untuk mengayakan struktur serta dampak kriuk. You got the point, now?

Pengalaman makan hidangan tradisionil Maluku begini ditanggung juga akan buat kita ” tergigit ” selama-lamanya. Ini langkah yang begitu baik untuk menyosialisasikan keanekaregaman pangan. Soalnya, lauk-pauk yang dimaksud diatas memanglah lebih pas dikonsumsi dengan singkong rebus dari pada dengan nasi.

Satu diantara lauk tradisionil yaitu yang dimaksud Kohu-kohu Ikan Puri. Sajian ini telah makin langka di Maluku. Terkecuali dirumah beberapa orang tua, atau di sebagian tempat tinggal makan spesial, masakan ini telah makin tidak sering dihidangkan. Hidangan ini begitu serupa dengan lawa dari Palopo atau Luwu. Bila di Palopo ikan teri basah (mentah) dimaksud mairo, di Maluku dimaksud puri.

Di Timor juga ada sajian seperti yang dimaksud lawar ikan. Berarti, kohu-kohu – atau lawa ataupun lawar – adalah sajian ciri khas Indonesia Timur. Dengan penamaan serta citarasa juga serupa dengan Gohu Ikan dari Ternate. Namun, Gohu Ikan Ternate di buat dari ikan besar mentah.

Di Maluku, kohu-kohu di buat dari ikan teri basah, digabung tauge serta kacang panjang rebus serta parutan kelapa, dibumbui dengan perasan jeruk nipis, cabe, serta bawang merah-putih. Rasa-rasanya begitu fresh, dengan struktur yang unik.

Disantap dengan singkong rebus. . . aaaah, benar-benar buat mata Anda tidak berhenti terkejap-kejap, sesaat lidah Anda juga tidak berhenti terkecap-kecap.