Seorang Geng Motor Tewas Akibat Dibacok karna Meresahkan

Seorang Geng Motor Tewas Akibat Dibacok karna Meresahkan  – Seseorang anggota geng motor tewas dalam tawuran dengan warga di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Minggu (8/10/2017). Dalam peristiwa itu, korban pernah pamer terhadap warga bahwa dirinya sendiri kebal senjata tajam. Nyata-nyatanya, anggota geng motor Allstar, Hudia Zidkhun, 19, yg acapkali membikin resah warga seputar itu tewas dengan luka bacok.

Polsek Bekasi Kota sukses menangkap dua pemeran pembacokan. ”Pelakunya merupakan warga seputar yg kesal dengan tingkah banyak geng motor korban, ” kata Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Suwolo Seto, Selasa (10/10).

Ke dua pemeran ialah Bagas Okta Priyanto, 16, di tangkap di Perum Duta Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi. Lagi tengah Ardi Setiawan dengan sebutan lain Jawir, 17, di tangkap kala bersembunyi di seputar Jalan Sultan Agung, Kota Bekasi.

Dari tangan keduanya, petugas mengamankan dua buah celurit pendek serta satu buah celurit lagi tengah. Menurut penyelidikan, korban sejauh ini berbarengan teman-temannya acapkali bikin keributan di seputar area peristiwa.

Moment berjalan seputar waktu 03. 00 WIB. Kala itu korban dengan warga turut serta perbuatan tawuran di seputar permukiman warga. Bahkan juga korban pernah pamer kalau tubuhnya kebal senjata tajam, akan tetapi kala dibacok terluka serta selanjutnya tewas.

Kala tawuran berjalan, korban terjatuh urutan telungkup di aspal. Kala terjatuh, bukanya memohon ampun, korban tambah senantiasa menantang warga seputar.

Warga yg sejumlah sepuluh orang itu segera mengeroyok korban. ”Korban ini menantang lantaran berasa dirinya sendiri kebal. Lantaran jengkel, warga terpancing, ” ujarnya.

Mendengar laporan terdapatnya tawuran, petugas segera ke area. Sesaat warga berbarengan pemeran segera melarikan diri meninggalkan korban yg urgent. Petugas lantas membawa korban ke RSUD Kota Bekasi, akan tetapi dia tewas kala di perjalanan.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing memberi tambahan, area peristiwa acapkali jadikan area duel geng motor. ”Biasanya mereka janjian lewat medsos, selanjutnya terbentuklah tawuran di lokasi itu, ” imbuhnya.

Maraknya perbuatan tawuran di lokasi itu bikin banyak warga seputar jengkel. Waktu ini, ke dua pemeran dijerat dengan Pasal 170 ayat 2 KHUP perihal penganiayaan yg sebabkan korban tewas.