Siapkan Hadapi Teroris Polresta Depok Latihan Simulasi

Siapkan Hadapi Teroris Polresta Depok Latihan Simulasi – Polresta Depok mengadakan simulasi penangan teroris. Simulasi dikerjakan untuk tingkatkan kesiapsiagaan serta kewaspadaan polisi dalam hadapi ancaman terorisme.

Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto menyebutkan simulasi dikerjakan supaya anggota di lapangan mengerti serta ketahui apa yang perlu dikerjakan saat hadapi ancaman teroris.

” Saat ada ancaman yang intensitasnya lebih tinggi, yakni ancaman saat tujuan memakai senjata apa, apakah senjata tajam, nah ini kita latihkan ke anggota supaya yang akan datang kita dapat untuk lebih mempersiapkan diri pada semuanya ancaman yang dihadapi anggota yang tengah bertugas. Dasarnya, beri kesegaran kembali anggota dalam melakukan pekerjaan, ” kata Didik.

Simulasi dikerjakan di markas Polresta Depok, Jalan Margonda Raya, Kota Depok, pada Rabu (16/5/2018) sore barusan. Simulasi dibarengi oleh 250 polisi.

Dalam simulasi itu, diskenariokan markas Polresta Depok kehadiran dua teroris yang menyamar jadi pengunjung. Mereka jalan kaki ke arah markas sembari membawa tas ransel.

Dimuka gerbang, ke-2 teroris itu memaksa masuk, sesaat keadaan gerbang ditutup portal.

Ketahui ada gelagat yang mencurigakan ini, polisi memerintahkan keduanya berhenti ditempat serta mengangkat tangan. Ke-2 teroris itu juga disuruh menempatkan tas ransel semasing diatas aspal.

” Perlahan-lahan maju, buka tas Anda satu per satu, ” teriak petugas dalam simulasi itu.

Sesudah tas terbuka, petugas lihat ada benda mencurigakan disangka bom serta senjata di situ. Polisi lalu menghimpit alarm sinyal bahaya di markas.

Dalam kondisi itu, polisi yang bertugas di pos jagalah mencari perlindungan ke tempat aman. Di bagian beda, keluar mobil polisi dari dalam menghambat akses masuk.

Sebagian petugas bersenjata barah laras panjang berlindung di belakang mobil itu. Senjata barah diarahkan ke ke-2 teroris, siap untuk ditembakkan pada saat ada perlawanan pada petugas.